Rabu, 15 Mei 2013

Diet Berkelompok Jauh Lebih Berarti f?


Melaksanakan Program diet secara berkelompok ternyata dapat mencatat penurunan berat badan yang banyak. Studi terbaru di Amerika menunjukkan, para pelaku diet berbasis komunitas mampu mencapai penurunan berat badan hingga lima kali lebih banyak dibanding yang melakukan diet secara sendiri.
Peneliti dari Baylor College of Medicine in Houston, Texas,  membandingkan penurunan bobot antara pelaku diet yang menjadi anggota Weight Watchers dan yang memilih diet sendiri. Weight Watchers merupakan sebuah perusahaan penyedia layanan dan konsultasi khusus untuk program penurunan berat badan yang sudah tersebar di beberapa negara. 

Senin, 13 Mei 2013

Wanita Perlu Cek Darah di Awal Kehamilan, guna Cegah diabetes

Risiko seorang wanita mengidap diabetes akan meningkat selama masa kehamilan. Diabetes semasa kehamilan ini dikenal dengan istilah diabetes mellitus gestasional (DMG). Hal ini pula yang mendasari para dokter menyarankan kepada setiap wanita untuk  memeriksakan darahnya di awal masa kehamilan.

Spesialis penyakit dalam dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, dr Dyah Purnamasari, Sp PD, mengatakan, pemeriksaan darah sebaiknya dilakukan oleh semua wanita, terlepas dari risiko tinggi maupun rendah yang mereka miliki.

Jumat, 10 Mei 2013

Makanan Pedas membuat Kita jadi Sehat

Makanan pedas merupakan makanan yang unik. Menusuk lidah dengan sensasi panasnya, namun rasanya tetap disukai oleh banyak orang. Bahkan ada pula yang berprinsip, tidak mau makan tanpa makanan pedas.
Sebuah teori yang mungkin menjelaskan hal ini adalah manusia menyukai sensasi. Manusia secara aneh menemukan kenikmatan dari hal-hal yang seharusnya menakutkan dan menyakitkan, seperti menaiki roller coaster atau berlari maraton. Ini adalah pertarungan antara pikiran dan tubuh, dan dimenangkan oleh pikiran.

Rabu, 08 Mei 2013

Wanita Lebih Lama Sembuh dari Sakit Flu

Obat terbaik saat sakit flu adalah beristirahat total di rumah. Lama sebentarnya waktu istirahat yang diperlukan kaum pria dan kaum wanita saat menderita flu ternyata berbeda. Wanita butuh waktu lebih lama dibanding pria.
Menurut data statistik di Australia, wanita rata-rata perlu masa istirahat 3 hari, sementara pada pria hanya rata-rata 2,8 hari. Dari data tersebut ditengarai para pria lebih kuat menghadapi flu parah sehingga memutuskan untuk tidak meninggalkan pekerjaan untuk beristirahat. Selain itu kaum wanita juga lebih sulit untuk sembuh dari virus flu dibanding kaum pria.

Selasa, 07 Mei 2013

Diet Bikin Nafsu Makan Tambah Besar Lagi

Pada saat kita sedang dalam program penurunan berat badan dengan membatasi asupan makanan, kita justru merasa lebih bernafsu saat melihat makanan-makanan yang tidak sehat. Ternyata fenomena ini lazim dialami oleh mereka yang sedang membatasi kalorinya secara ketat.

Penelitian dari Oregon Research Institute (ORI) menemukan bahwa membatasi jumlah kalori yang dimakan malah akan membuat napsu makan bertambah, terutama untuk makanan yang tidak sehat. Semakin lama Anda membatasi makan, semakin banyak makanan yang Anda makan .

Senin, 06 Mei 2013

Benarkah Anak Sulit Makan karena Kebanyakan Susu?



Beberapa anak yang sulit makan  disarankan untuk menghentikan susu dan ASI. Terlalu banyak minum susu atau sering ngempeng payudara ibu saat minum ASI dianggap sebagai penyebabnya.

Beberapa dokter ada yang mengadviskan menghentikan susu, bahkan ada yang menyarankan stop ASI karena menganggap anak terlalu sering ngempeng ibunya. Tetapi faktanya, saat susu dan ASI dihentikan, ternyata anak tetap sulit makan karena penyebab utama sulit makan tidak diperhatikan dan diperbaiki.

Minggu, 05 Mei 2013

Buruk bagi Jantung, Buruk Pula bagi Otak

Jantung dan otak, kedua organ vital ini ternyata memiliki hubungan yang sangat erat. Hasil penelitian para ahli di Belanda mengungkapkan, faktor risiko penyakit jantung juga dapat memicu penurunan fungsi otak, baik pada orang dewasa muda maupun usia yang lebih tua.
Dalam studi terbaru, para ahli di Belanda melibatkan 3.800 relawan berusia 35 hingga 82 tahun. Para peserta di ketahui memiliki faktor risiko penyakit jantung seperti merokok, diabetes, kadar kolesterol "jahat" yang tinggi. Mereka melakukan tes memori dan kemampuan kognitif lain seperti membuat rencana, menyatakan alasan, dan berganti tugas.