Bila anak atau orang dewasa mengalami berbagai gangguan tidak menyadari bahwa gangguan tersebut ternyata diakibatkan oleh alergi makanan. Berbagai gangguan tersebut sering disalah penafsiran oleh masyarakat bahkan oleh sebagian dokter. Seringkali berbagai gangguan tersebut dikira hal lain sehingga seringkali penderita alergi makanan mengalami overdiagnosis dan overtreatment. Faktanya, gangguan tersebut akan hilang timbul bersamaan dengan hilang timbulnya tanda dan gejala alergi lainnya.
Minggu, 21 April 2013
Jumat, 19 April 2013
Tes Rambut Ungkap Risiko Serangan Jantung
Tes rambut dapat digunakan untuk menganalisis apakah seseorang
mengonsumsi zat-zat kimia tertentu. Namun, fungsi dari tes rambut
diperluas untuk menentukan kadar hormon stres, kortisol, terutama pada
mereka yang berusia lanjut. Hormon stres yang tinggi dalam tubuh dapat
meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Rabu, 17 April 2013
Kenali 3P Gejala Leukemia
Bukan hanya cuma orang dewasa yang bisa terkena kanker. Anak-anak pun tak
luput dari serangan penyakit paling ditakuti ini. Jenis kanker yang paling sering
ditemukan pada anak adalah leukemia atau kanker darah.
Rabu, 03 April 2013
Diet untuk Si Unik Autis
Minggu, 24 Maret 2013
Mengapa Usia Muda Bisa Serangan Jantung?
Akhir-akhir ini kasus kematian akibat serangan jantung semakin sering
ditemukan. Pada Jumat (22/3/2013) kemarin, penyanyi sekaligus presenter
acara olahraga kondang, Ricky Jo, meninggal di usia yang masih relatif
muda akibat serangan jantung. Apa yang menyebabkan serangan jantung ini
dapat menyebabkan kematian dan mengapa kini banyak dialami oleh mereka
yang berusia muda?
Jumat, 22 Maret 2013
Terlalu Banyak Minum Teh Sebabkan Kelainan Aneh Pada Tulang
Seorang wanita berusia 47 tahun dari Michigan, Amerika
Serikat, mengidap kelainan tulang yang sangat langka akibat kebiasannya
meminum satu poci besar teh, menggunakan seratus kantung teh, setiap
hari selama 17 tahun.
Rabu, 06 Februari 2013
Kesehatan Gigi Masih Sering Diabaikan (Bag.II)
Karang gigi terutama timbul pada
daerah-daerah gigi yang sulit dibersihkan. Adanya karang gigi ini tentunya
menjadi tempat melekatnya kuman-kuman di dalam mulut. Bila hal ini terjadi,
selanjutnya akan menyebabkan berbagai penyakit gusi : seperti radang gusi
(gingivitis) yang ditandai dengan gusi tampak lebih merah, agak membengkak, dan
sering berdarah saat menggosok gigi.
Hal ini dapat berkembang menjadi
radang jaringan penyangga gigi lainya (periodontitis) bila tidak segera di
rawat. Bila sudah tahap ini, biasanya dapat menimbulkan gigi goyang karena
jaringan penyangga gigi sidah rusak.
Juga yang tidak kalah sering terjadi,
karang gigi dapat menyebabkan bau mulut tidak enak. Hal ini yang dirasa paling
mengganggu. Terbentuknya karang gigi dapat pada semua orang. Proses
terbentuknya memang tidak dihindari, namun dapat dikurangi.
Hingga kini ada beberapa hal yang
dapat dilakukan untuk mengurangi terbentuknya karang gigi adalah : dengan rajin
menjaga kebersihan gigi, yaitu dengan menyikat gigi minimal 2 kali sehari.
Jangan lupa, sikat gigi ini dilakukan secara benar dimana semua bagian-bagian
gigi tersikat bersih. Juga jangan diabaikan menggosok gusi dengan lembut
perlahan-lahan. Untuk gusi rahang atas, gerakan sikat gigi dari atas kebawah,
dan untuk gusi rahang bawah gerakan sikat gigi dari bawah ke atas. Hal ini
dapat menghalangi terbentuknya karang gigi.
Selain itu, lakukan kontrol ke dokter
gigi setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi. Karena hanya dengan
alat-alat kedokteran gigi saja karang gigi dapat dihilangkan. Yang perlu
diperhatikan adalah, karang gigi ini tidak hilang hanya dengan menggosok gigi
atau berkumur dengan obat kumur.
Karies
Gigi
Masalah gigi yang kerap muncul di
masyarakat adalah karies gigi (kavitasi). Karies ini merupakan kondisi daerah
yang membusuk di dalam gigi. Proses terjadinya kareis memang berlangsung
bertahap yang melarutkan lapisan gigi sebelah luar yang keras (email). Tidak
hanya itu, proses itu akan terus berlangsung ke bagian dalam gigi. Kalau tidak
segera di obati dokter gigi, karies akan terus tumbuh dan kian lama akan
menyebabkan gigi tanggal.
Menurut letaknya, pembusukan gigi ini
dapat dibedakan
§ Pembusukan permukaan yang licin/rata.
Ini jenis pembusukan yang sebetulnya paling bisa dicegah dan diperbaiki. Karena
pertumbuhaan paling lambat. Kareis sendiri biasanya dimulai dengan bintik putih
dimana bakteri melarutkan kalsium dari email, Pembusukan jenis ini biasanya
mulai terjadi pada usia 20-30 tahun.]
§ Pemvbusukan lubang dan lekukan.
Umumnya timbul di usia belasan tahun atau remaja, dan mengenai gigi tetap dan
tumbuhnya amat cepat. Lubang ini, biasanya muncul di gigi belakang, yaitu
didalam lekukan yang sempit pada permukaan gigi untuk mengunyah dan pada
bagaian gigi yang berhadapan dengan pipi. Daerah ini memang sulit dibersihkan
karena lekukannya lebih sempit daripada bulu-bulu pada sikat gigi.
Langganan:
Postingan (Atom)

