Akhir-akhir ini kasus kematian akibat serangan jantung semakin sering
ditemukan. Pada Jumat (22/3/2013) kemarin, penyanyi sekaligus presenter
acara olahraga kondang, Ricky Jo, meninggal di usia yang masih relatif
muda akibat serangan jantung. Apa yang menyebabkan serangan jantung ini
dapat menyebabkan kematian dan mengapa kini banyak dialami oleh mereka
yang berusia muda?
Minggu, 24 Maret 2013
Jumat, 22 Maret 2013
Terlalu Banyak Minum Teh Sebabkan Kelainan Aneh Pada Tulang
Seorang wanita berusia 47 tahun dari Michigan, Amerika
Serikat, mengidap kelainan tulang yang sangat langka akibat kebiasannya
meminum satu poci besar teh, menggunakan seratus kantung teh, setiap
hari selama 17 tahun.
Rabu, 06 Februari 2013
Kesehatan Gigi Masih Sering Diabaikan (Bag.II)
Karang gigi terutama timbul pada
daerah-daerah gigi yang sulit dibersihkan. Adanya karang gigi ini tentunya
menjadi tempat melekatnya kuman-kuman di dalam mulut. Bila hal ini terjadi,
selanjutnya akan menyebabkan berbagai penyakit gusi : seperti radang gusi
(gingivitis) yang ditandai dengan gusi tampak lebih merah, agak membengkak, dan
sering berdarah saat menggosok gigi.
Hal ini dapat berkembang menjadi
radang jaringan penyangga gigi lainya (periodontitis) bila tidak segera di
rawat. Bila sudah tahap ini, biasanya dapat menimbulkan gigi goyang karena
jaringan penyangga gigi sidah rusak.
Juga yang tidak kalah sering terjadi,
karang gigi dapat menyebabkan bau mulut tidak enak. Hal ini yang dirasa paling
mengganggu. Terbentuknya karang gigi dapat pada semua orang. Proses
terbentuknya memang tidak dihindari, namun dapat dikurangi.
Hingga kini ada beberapa hal yang
dapat dilakukan untuk mengurangi terbentuknya karang gigi adalah : dengan rajin
menjaga kebersihan gigi, yaitu dengan menyikat gigi minimal 2 kali sehari.
Jangan lupa, sikat gigi ini dilakukan secara benar dimana semua bagian-bagian
gigi tersikat bersih. Juga jangan diabaikan menggosok gusi dengan lembut
perlahan-lahan. Untuk gusi rahang atas, gerakan sikat gigi dari atas kebawah,
dan untuk gusi rahang bawah gerakan sikat gigi dari bawah ke atas. Hal ini
dapat menghalangi terbentuknya karang gigi.
Selain itu, lakukan kontrol ke dokter
gigi setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi. Karena hanya dengan
alat-alat kedokteran gigi saja karang gigi dapat dihilangkan. Yang perlu
diperhatikan adalah, karang gigi ini tidak hilang hanya dengan menggosok gigi
atau berkumur dengan obat kumur.
Karies
Gigi
Masalah gigi yang kerap muncul di
masyarakat adalah karies gigi (kavitasi). Karies ini merupakan kondisi daerah
yang membusuk di dalam gigi. Proses terjadinya kareis memang berlangsung
bertahap yang melarutkan lapisan gigi sebelah luar yang keras (email). Tidak
hanya itu, proses itu akan terus berlangsung ke bagian dalam gigi. Kalau tidak
segera di obati dokter gigi, karies akan terus tumbuh dan kian lama akan
menyebabkan gigi tanggal.
Menurut letaknya, pembusukan gigi ini
dapat dibedakan
§ Pembusukan permukaan yang licin/rata.
Ini jenis pembusukan yang sebetulnya paling bisa dicegah dan diperbaiki. Karena
pertumbuhaan paling lambat. Kareis sendiri biasanya dimulai dengan bintik putih
dimana bakteri melarutkan kalsium dari email, Pembusukan jenis ini biasanya
mulai terjadi pada usia 20-30 tahun.]
§ Pemvbusukan lubang dan lekukan.
Umumnya timbul di usia belasan tahun atau remaja, dan mengenai gigi tetap dan
tumbuhnya amat cepat. Lubang ini, biasanya muncul di gigi belakang, yaitu
didalam lekukan yang sempit pada permukaan gigi untuk mengunyah dan pada
bagaian gigi yang berhadapan dengan pipi. Daerah ini memang sulit dibersihkan
karena lekukannya lebih sempit daripada bulu-bulu pada sikat gigi.
Senin, 28 Januari 2013
Kesehatan Gigi Masih Sering Diabaikan (Bag.I
Dengan kemajuan ekonomi di Indonesia,
secara tidak langsung ikut meningkatkan derajat kesehatannya, sebut saja dengan
kian rendahnya angka kematian bayi menurun dari 145 / 1000 kelahiran hidup pada
tahun 1967, menjadi 46 / 1000 kelahiran hidup pada tahun 1999. Disisi lainnya,
terdapat juga peningkatan usia harapan hidup dari 45,7 tahun pada tahun 1967menjadi
65 tahun untuk laki-laki dan 69 tahun untuk wanita pada tahun 2000.
Namun , tingkat kesehatan masyarakat
di Indonesia bila dibandingkan dengan Negara-negara di ASEAN, ternyata masih
tertinggal. Hal ini dapat dilihat dari indicator kesehatan. Salah satunya yang
terlihat adalah masih rendahnya kesehatan masyarakat dalam hal ini gigi dan
mulut. Masalah gigi dan mulut, ternyata memang belum menjadi prioritas utama
masyarakat.
Di sisi lainnya, kemajuan bidang
ekonomi juga telah berhasil mengubah pola hidup masyarakat. Pola makan yang
kurang sehat, seperti meningkatnya konsumsi makanan berkadar lemak tinggi dan
rendah serat, serta menurunya aktivitas olahraga dan kebiasaan buruk lainnya
justru banyak terjadi di masyarakat.
Dalam hal kesehatan gigi dan mulut,
kesehatan gigi itu merupakan bagian kesehatan yang utama, terdapat juga
perubahan konsumsi pola makanan dari makanan berserat menjadi tidak berserat
(instant food). Tentu saja ini akan berpengaruh peningkatan karies gigi dan
gangguan pertumbuhan rahang. Karena itu, tentu saja pemeliharaan gigi perlu
dilakukan sejak usia dini, mengingat kian bertambahnya angka harapan hidup
tentu saja banyak orang yang menginginkan gigi sehat dan kuat hingga usia
lanjut.
Di samping penyakit gigi dan mulut,
seperti karier gigi dan penyakit periodental, merupakan penyakit infeksi yang
masih memerlukan penanganan yang serius. Menurut data yang diperoleh dari
Survai Kesehatan Rumah Tangga Tahun 2001, penyakit gigi menduduki urutan
tertinggi dalam prevalensi penyakit yaitu 59,9 persen. Prevelensi penyakit gigi
pada usia 5-14 tahun sebesar 33 persen dan meningkat dengan bertambahnya umur
hingga usia pada usia 55 tahun ke atas mencapai 91 persen. Tingginya prevalensi
tersebut, maka di pastikan penanganan penyakit gigi dan mulut perlu dilakukan
secara serius semua pihak.
Karang
gigi
Karang gigi (Calculus) merupakan
kumpulan plak termineralisasi (pembentukan mineral seperti batukarang) yang
menempel pada permukaan gigi. Dilihat berdasarkan lokasinya, karang gigi ada di
supragingiva (permukaan gigi diatas gusi) dan
supragingiva (permukaan gigi di bawah gusi).
Kamis, 24 Januari 2013
TERAPI MANDI
Bagi
ke banyakan orang mandi adalah sebuah rutinitas. Tiap pagi dalam keadaan
terburu-buru, kita meluangkan waktu 5 sampai 10 menit untuk membersihkan diri.
Tidak heran bila mandi sebagai bagian penting dari kecantikan, kesehatan dan ketenangan
jiwa menjadi terabaikan. Padahal dengan sedikit perlakuan yang berbeda dalam
melakukan ritual mandi, kita akan mendapatkan manfaat rileks dan menenangkan
layaknya perawatan di spa. Anda hanya perlu meluangkan waktu sedikitnya 15 menit dan memilih perawatan
yang tepat untuk memenuhi kebutuhan jiwa dan raga anda.
Anda
ingin : Segar dan Semangat.
Butuh
setrum untuk membangunkan jiwa dan raga ? Gunakan wewangian dan minyak esensial
yang segar dan membuat semangat, seperti rosemary, peppermint dan citrus.
Jangan tambahkan minyak esensial murni langsung ketika sedang air mengalir,
karena akan menguap dan mengurangi manfaatnya.
Anda bisa menuangkannya ke dalam bak mandi bila sudah terisi penuh air.
Cara lain adalah dengan mencampurkannya dengan sabun cair atau scrub ketika
menggunakan air pancuran. Jangan lupa untuk mengakhiri mandi dengan bilasan air
dingin.
Anda
ingin : rilkes dan meredahkan stress
Bukan
rahasia lagi bila berendam dalam air hangat merupakan obat yang manjur untuk
meredam stress. Tambahkan manfaatnya dengan memberikan produk mandi yang
memiliki wangi menenangkan, seperti sandalwood. Lavender, vanilla atau
chamo-mile. Untuk cara tradisional yang tidak kalah manjur, selain memberikan
pemandangan yang menyenangkan, adalah dengan menaburkan kelopak bunga mawar ke
dalam air hangat.
Anda
ingin : Menambahkan Kelembapan.
Air
merupakan salah satu pelembap terbaik yang ada, dan dengan meredam, dalam air
hangat selama 10 sampai 20 menit akan memberikan kelembapan yang baik. Anda
juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak wangi (atau minyak apa aja) ke
dalam redaman air untuk menambakan kelembapan. Cara lain yang lebih nikmat
adalah dengan manambakan bubuk susu, yang sudah terbukti melembutkan kulit dari
jaman kleopatra. Sehabis mandi, keringkan dengan handuk gan langsung oleskan
pelembap badan.
Anda
ingin : Mengilatkan kulit
Terapi
mandi juga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan perawatan pengelupasan
sendiri yang membuat kulit segar dan terlihat mulus serta mengilat. Mulai
dengan menggunakan sabun cair yang mengandung exfoliant atau scrub. Atau
gunakan sabun yang biasa anda gunakan dengan loofah, sikat badan, handuk gosok.
Ikuti setiap tehnik pengelupasan dengan memberikan pelembap untuk melindungi
kulit baru yang lebih rentan dan utnuk menghindari kulit kering dan kasar.
Minggu, 20 Januari 2013
Terapi Diri untuk Mencapai Kebahagian (bag. II
Masalahnya,
untuk mengembalikan kondisi senang yang setara intensitasnya dengan kesenangan
yang didapat saat mengendari Ferrari tersebut, Anda membutuhkan sesuatu yang
baru. Katakanlah Ferrari tersebut adalah mobil termahal yang ada di dunia.
Membeli Ferrari ke dua mungkin tak akan bisa menyamai intensitas kesenangan
dengan saat Anda membeli Ferrari pertama. Anda juga tak bisa membeli mobil merk
lain (yang tak semahal Ferrari). Yang bisa Anda lakukan adalah membeli sesuatu
yang kelasnya diatas itu. Jadi, bisa Anda lihat sendiri mengapa orang – orang
super kaya seringkali berperilaku anah.
Mencintai
diri sendiri
Kebahagiaan
adalah sebuah konsep yang amat abstak dan sifarnya sangat subyektif. Bisa
dibilang, tiap orang mempunyai definisi sendiri tentang makna konsep bahagia
atau saat ketika ia merasa bahagia. Tetapi, secara umum, kita bisa bilang
bahagia bila kita bisa mencintai diri kita sendiri dan mencintai orang lain.
Paling tidak, begitulah menurut Ephraim.
Kata
Ephraim lagi, mencintai diri sendiri tidak sama dengan egois atau berpikir
bahwa segala sesuatu harus dikerjakan sesuai dengan keinginan kita. Arti
mencintai diri sendiri di sini adalah bila seseorang memilki kepercayaan
terhadap dirinya sendiri disini adalah bila seseorang memilki kepercayaan
terhadap dirinya sendiri. Ia tahu kelebihan dan kekuranganya, dan memperlakukan
orang lain seperti ia ingin diperlakukan. Mencintai diri sendiri juga berarti mengetahui apa yang ia inginkan
dan menghargai keinginan orang lain.
Menurut
Ephraim lagi, keadaan ini akan terbentuk dengan baik bila seseorang dibesarkan
dalam situasi yang ideal. Artinya ia harus dibesarkan dalam lingkungan yang
pebuh cinta kasih, penghargaan, perhatian dan bimbingan. Masalahnya, tidak
semua orang dibesarkan dengan cara ini. Dan akibatnya, banyak dari kita yangh
tidak berada dalam kondisi “ideal” untuk berbahagia. Tapi, apakah ini berarti
kita tidak dapat meraih kebahagian? Tentu saja tidak, kata Ephraim, yang
kemudian mengussul ketiga langkah tersebut.
Coba
anda perhatikan cara Anda bicara pada diri sendiri. Pada saat Anda merasa
berhasil, pikiran akan merefleksikan hal-hal yang positif. Anda akan memuji
diri sendiri dan pikiran Anda menjadi tenang dan damai. Namun saat mengalami
masalah atau sedang berada dalam tekanan, pikiran akan menjadi amat ‘sibuk’.
Berdasarkan pengalaman Ephraim, pada saat “tertekan ”, biasanya kita akan
mengalami “pikiran anak anak ”. Artinya kita mengalami perasaan-perasaan yang
kita alami saat masih anak-anak, seperti “saya tidak bisa melakukannya ”,”kalau
saja ”atau “jangan berhayal”. Langkah pertama meraih kebahagian adalah dengan
menyadari perasaan saat sedang berada dalam fase ‘pikiran anak anak’.
Kedua: Kenangan
Ketika
sadar pikiran Anda mengalmai kemunduran, dari orang dewasa menjadi anak anak,
kita akan merasa terharu. Saat itu, kita bisa memikirkan mengapa kita berpikir
seperti ini. Apakah orang tua kita dulu tidak memberikan dukungan yang
seharusnya ataukah mereka cenderung meremehkan saat kita masih kecil dulu. Bila
kita memang tidak mendapat apa yang seharusnya didapat dari orang tua kita,
kita akan merasa terharu. Dalam perasaan terharu ini, bukan menyalakan orang
tua yang harus kita lakukan, tapi cobalah untuk membrikan apa yang seharusnya
mereka berikan pada diri kita.
Ketiga: Tindakan Dewasa
Dalam
pikiran anak-anak kita merasa pasif dan tidak berdaya. Pikiran ini harus kita
ubah menjadi lebih aktif dan berdaya. Hal pertama yang dapat kita lakukan
adalah menghibur diri sendiri. Kadang hal ini hanya berupa penerimaan akan
perasaan kita. Kita menerima bahwa kita sedang mangalami hal yang tidak enak.
Kemudian berusahalah memperbaiki perasaan. Ini bisa dilakukan dengan, misalnya
melakukakan hal-hal yang kita sukai seperti menyiapkan makanan yang kita sukai,
menelepon teman atau berjalan-jalan. Sesudah itu, Anda bisa memperbaiki
komentar pada diri sendiri. Bila anda berkata “saya tidak bisa melakukannya
”sekarang harus berubah menjadi ”saya pasti melakukannya ”atau “kalau saja….”
Bisa diubah menjadi “cara kemaren itu tidak tepat, yang saya bisa lakukan
sekarang adalah….. ” atau mungkin juga “saya ini gendut dan tidak cantik”diubah
menjadi “bagaian tubuh yang saya sukai adalah………”
Kamis, 17 Januari 2013
Terapi Diri untuk Mencapai Kebahagian (Part 1)
Anda mungkin mencemooh bila ada orang
yang mengatakan uang tak mendatangkan kebahagian. “ Orang yang bilang uang tidak membuat
bahagia pastilah tak pernah kekurangan uang.” Kata seorang kawan saya suatu
hari. Anda bisa mengatakan hal senada tentang pendapat kecantikan dan ketenaran
yang juga disebut sebagai bukan sumber kebahagian.
Kita memang boleh saja bersikap sinis
terhadap pendapat-pendapat semacam itu.
Sayangnya, pendapat tersebut memang sering kali benar. Coba bayangkan
diri anda sedang tak punya uang. Kebanyakan orang akan mengatakan bahwa kondisi
tersebut sama sekali tak menyenangkan. Sekarang, bayangkan Anda banyak sekali
memilki uang yang tak akan habis walau anda belanjakan sebanyak apapun. Inilah
yang menyebabkan orang berpikir bahwa uang - paling tidak - ada hubunganya
dengan kebahagiaan.
Kecantikaan dan ketenaran, walau
mungkin tak dianggap sepenting uang, juga seperti itu. Banyak orang yang
berpikir bahwa seandainya mereka sedikit lebih cantik (atau lebih terkenal),
mereka akan lebih bahagia, Akhirnya, banyak hal yang dilakukan orang untuk
mencapai kebahagiaan dengan mengejar hal hal tersebut. Orang bekerja keras
untuk mendapatkan uang, melakukan apa saja untuk membuat dirinya merasa cantik,
dan rela mengorbankan apa saja demi ketenaran. Masalahnya, ketika semua tujuan
tersebut tercapai, banyak orang yang juga tak menjadi lebih bahagia.
Kesenangan
dan kebahagian
Yang
jadi sumber masalah mungkin adalah definisi kita tentang kebahagiaan. Banyak dari
kita yang beranggapan bahwa kebahagiaan berhubungan dengan kesenangan. Kita
senang bisa makan makanan lezat disebuah restauran mahal yang bersuasana
romantic dengan ditemani seorang artis pria yang amat ganteng. Banyangkan
tentang itu saja mungkin bisa membuat anda tersenyum. Hal tersebut memang
menyenangkan. Sayangnya, dalam jangka panjang kesenangan tidak lantas bisa
disamakan dengan kebahagiaan.
Menurut
Norm Ephraim, psikolog dari boston, kesenangan adalah sensasi yang muncul
mengikuti kondisi kondisi tertentu, sedangkan kebahagiaan adalah kondisi
pikiran kita. Kesenangan hanya berlangsung sesaat, sedangkan kebahagiaan
merupakan gambaran umum pikirian kita. Ephraim mencontohkan begini : bayangkan
perasaan anda ketika untuk pertama kalinya Anda mengemudi mobil Ferrari yang
baru saja anda beli. Perasaan senang yang timbul pasti luar biasa. Namun,
setelah beberapa saat, perasaan senang tersebut makin berkurang. Anda mungkin
masih senang selama beberapa hari, tetapi setelah setahun, dua tahun dan
seterusnya, mungkin anda akan merasa biasa-biasa saja.
Langganan:
Postingan (Atom)







